Salah satu dari sekian banyak bisnis kreatif yang berkembang pesat pada era ini adalah bisnis distro atau clothing. Di Bandung sekitar 10 tahun yang lalu hanya terdapat 5-7 usaha distro, namun seiring berjalannya waktu sekarang sudah terdapat 1000 pelaku yang terjun dalam bisnis clothing di 94 kota di Indonesia. Dibutuhkan strategi marketing yang handal dan design baju yang kreatif untuk dapat bersaing di tengah retail fashion company besar.
Pada tahun 2006 lalu, Tb Fiki Chikara Satari menggagas toko dan outlet berjalan dengan nama Airbus One (Fashion Mobile Store), bus ini dirancang khusus untuk memajang aneka produk airplane. Modal yang diperlukan untuk membuat distro semacam ini terbilang murah, Saat membuka distro Airplane di bawah bendera CV Arrasy Stylisindo Aesthetic, hanya dengan bermodalakan Rp 300.000, dan omset yang di dapat pun sangat menggiurkan.
Di beberapa tempat seperti bandung misalnya merupakan daerah yang potensial untuk kita memulai usaha distro. Ada beberapa alasan kota Bandung sebagai alternative tempat memulai usaha distro yaitu, infrastruktur untuk produksi mudah di dapat, bahan sisa ekspor yang mudah, banyak tukang sablon, banyak tukang jahit dan desainer graphic.
Distro Airplane yang dimiliki Fiki berkembang pesat, Fiki memiliki 3 buah gerai di Bandung. Selain itu, Airplane juga memasok produknya ke 34 distro di Indonesia. Strategi marketing yang dipakai oleh fiki adalah dengan menerapkan konsep season. Setiap season memiliki tema desain yang berbeda, inilah yang membedakan antara distro Airplane dengan distro lainnya. Distro season juga sering mensponsori band-band indie lokal. Airplane juga membangun website sebagai media pemasaran yang dapat menarik animo masyarakat luar negeri seperti Finlandia, Filipina, Australia, dan belanda.
Minggu, 25 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar